Supplier · 8 menit baca
Cara Menentukan Komisi Affiliate Produk Digital
Kerangka praktis untuk menetapkan komisi yang menarik bagi Affiliate tetapi tetap sehat bagi Supplier.
Jawaban singkat
Komisi affiliate sebaiknya ditentukan dari margin bersih, biaya pembayaran, risiko refund, nilai produk, dan kontribusi promosi—bukan hanya dengan meniru persentase kompetitor.
Mulai dengan menghitung pendapatan bersih dari satu transaksi. Kurangi biaya payment gateway, pajak atau kewajiban lain, biaya delivery/support, cadangan refund, dan fee platform jika ada.
Setelah itu tentukan bagian yang dapat dialokasikan untuk promosi. Produk dengan margin tinggi mungkin punya ruang komisi lebih besar, sedangkan produk dengan support intensif perlu perhitungan lebih hati-hati.
Pertimbangkan kualitas kontribusi Affiliate. Program dapat memiliki aturan berbeda untuk partner umum, partner dengan audiens niche, atau kampanye khusus. Transparansi lebih penting daripada angka yang terlihat besar.
Tuliskan kapan komisi dianggap valid, kapan saldo tersedia, minimum payout, dan kondisi pembatalan. Penjelasan ini mengurangi konflik dan membuat calon Affiliate dapat menghitung ekspektasinya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah komisi 50% selalu lebih baik?
Tidak. Komisi harus tetap memperhitungkan margin, support, refund, fee, dan keberlanjutan Supplier.
Kapan komisi sebaiknya dibayar?
Setelah transaksi valid dan proses refund atau verifikasi yang ditentukan program selesai.
Apa saja yang harus ditulis dalam aturan komisi?
Nilai komisi, transaksi valid, masa tunggu, minimum payout, jadwal pencairan, dan kondisi pembatalan.
Baca juga
Lanjutkan di Revenyu
Siapkan produk dan program affiliate dari dashboard Supplier.
Daftar sebagai Supplier